Skip to main content

Pembagunan Sawa kelola SMP 22 ,Diduga Tidak Sesuay spek

Indoku.id Berita Kabupaten Kaur Kecamatan Nasal .Pembangunan swakelola SMP 22 Desa bukit indah kecamatan nasal kabupaten Kabupaten kaur Mendapat Kan Proyek dari kemenTrianย 

ย 

Program Revitalisasi pendidikan Direktorat sekolah menengah pertama dan Direktorat PAUD Dan Kementrian Pendidikan dasar dan Menengahย 

ย 

Proyek Ini bertujuan Untuk pembangunan Sekolah Yang Memang sudah Rusak parah Dan Pembuatan Pasilitas Baru seperti WC

Dan Proyek Ini bertujuan Fosotip Untuk Mengembangkan Pendidikan siswa bagai mana seperti nya mereka benar nyaman dan tenangย 

Poto bangun Rabat Beton

Dan pemerintahan pusat juga dengan ada Proyek ini untuk sekolah Dan bangunan berkualitas Bukan Sal asalan atau Tidak Sesuay Spek .

ย 

Berdasar kan dari pantauan Dan informasi dan Sesuay data yang Kami dapat Untuk Bangunan ,SMPN 22 Ini Di duga Tidak Sesuay dengan spek pekerjaan Yan ni Rabat beton Dan Pondasi Siring terlihat jangan dan Tidak berkualitasย 

ย 

Sedang kan pemerintahan pusat mengutamakan Anak anak indonisia mendapat kan Tempat belajar dan nyam supaya generasi penerus bang tetap cerdas dan berkualitasย 

ย 

Namun di sayang kan jika Pembangunan SMP22 di duga tidak sehat dengan Spek maka bangunan Ini Akan berpengaruh besar dengan kerusakan ,Karna Tidak Setiap tahun nya Pemerintah meng alokasikan Dana Untuk pembangunanย 

ย 

Pemerintah Mengucur kan dana 7 Juta Lebih untuk pembangunan ini supaya anak anak indonisia belajar yang nyaman namun ketika Pembangunan Selesai Diduga tidak Sesuay Juklak juknis maka Uang negara akan Terbuang sia siaย 

Poto

Miris nya lagi Kepala Sekolah SMP22 Saipul Akui Dan Pencairan Tahap pertama Sebesar 70 Persen ,sudah habis terbukti dengan Ada nya mobil matrial mengangkut semen ,dan Di akui juga Oleh kepala sekolah Masih Ngutang nunggu pencairan 30 persen baru di bayarย 

ย 

Santai nya kela sekolah Nya SE Olah Olah Tidak Ada Di Permasalahan Ini Di anggap sepeleย 

Kami berharap kepada dinas terkaitย  berharap untuk sama sama memantau ,tujuan supaya tidak Ada dugaan Mencari ke untungan yang besar ,Mari kita utama kan Kualitas dan Kuantitasย 

ย 

Di katakan Salah satu Warga Kaur Esda Sohadi saat Memantau,Pembagunan Ini Pengawasan Konsultan diduga Kurang ,Karna Ada Beberapa titik Pekerjaan Yang di sebut kan Di atas Janggal dan Tidak Sesuay dengan Juklak juknisย 

ย 

Esda Juga Menilai Proyek Yang Di kelola Pihak SMP22 Ini blm mencapai 70 Persen, Namun Di sayang Pengakuan Kepala sekolah uang yang di cari kan ini sudah habis Ini juga salah satu kerugian negaraย 

Kondisi dana habis pada pencairan tahap I (70%) sedangkan target pembangunan fisik belum tercapai merupakan

Poto

ย masalah serius yang berisiko hukum tinggi bagi Kepala Sekolah dan Panitia Pembangunan Sekolah (P2S). Berdasarkan ketentuan Kemed dikdasmen, sisa dana 30% baru bisa dicairkan jika progres fisik minimal sudah mencapai 50% yang dibuktikan dengan laporan kemajuan pekerjaan.ย 

ย 

Risiko Utama jika Dibiarkan,Ketidaksesuaian antara uang yang keluar dengan realisasi fisik di lapangan dianggap sebagai indikasi kerugian negara(Editor:Tasman)

ย 

ย