Koperasi Merah Putih Desa: Tantangan Desa yang tidak mempunyai Lahan,Ini Harapan Ketua KMPD Kaur
Indoku.id.Koperasi Merah Putih Desa (Kopdes) di Indonesia menghadapi tantangan besar, terutama bagi desa-desa yang tidak memiliki lahan. Di Kabupaten Kaur, Bengkulu, beberapa desa masih dalam proses pengukuran lahan, sementara yang lain belum memiliki lahan sama sekali.
ย
ย
Dikatakan Ketua Forum Koprasi Desa Merah Putih Kabupaten Kaur, Afrin Taskan, hari yang ini Jum,19/02/2026 Pukul 9:00 wib bertempat di Padang kempasย menyatakan bahwa desa tanpa lahan merupakan masalah serius. "Kopdes masih bergantung pada dana desa, dan tanpa lahan, mereka tidak memiliki aset untuk mengembangkan usaha," katanya.
ย
ย
ย
Dana desa yang dialokasikan tahun ini semakin berkurang, membuat Desa semakin sulit berkembang. "Desa tidak dapat memanfaatkan potensi ekonomi mereka dan kebudayaan ngunan ada program belum tercapai sehingga pemerintahan desa Kesulitan untuk memajukan desa , sehinga tidak dapat berjalan efektif," tegas afrin
ย
ย
ย
Afrin berharap pemerintah pusat dapat memberikan solusi bagi desa-desa tanpa lahan. "Kami membutuhkan kebijakan yang mendukung pengembangan Kopdes, terutama bagi desa-desa yang tidak memiliki lahan," katanya.
ย
ย
ย
Kopdes harus berinovasi dan mencari alternatif lain untuk mengembangkan usaha. "Kami harus berpikir kreatif dan memanfaatkan potensi ekonomi desa yang ada,
ย
ย
Afrin berharap Pemerintah harus mendukung pengembangan Kopdes dengan memberikan kebijakan yang tepat. "Kami berharap pemerintah dapat membantu desa-desa tanpa lahan untuk mengembangkan Kopdes mereka," kata Afrin.(Tasman)