Skip to main content

TRC Dinas Sosial Kaur Rujuk Pasien ODGJ ke RSJ Bengkulu.

Indoku.id - Kaur, Bengkulu - Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kaur mendampingi, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) desa Sukarami l, kecamatan Kelam Tengah, kabupaten Kaur, Bengkulu. Untuk dirujuk ke RDJ Bengkulu, Jumat, (10/9/2021).

Wisata

Sidarmin Tetap, Kepala Dinas Sosial Kaur melalui Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Rahmat Fajar menjelaskan, pasien akan di rujuk ke rumah sakit jiwa Bengkulu.

Wisata

"Pasien ini akan di rujuk ke rumah sakit jiwa bengkulu untuk di pulihkan disana kemudian seandainya sudah pulih akan di bina di balai rehabilitasi sosial penyandang disabilitas mental darmaguna bengkulu," ujarnyaย 

Kemudian di waktu yang sama Sirhan kepala Desa Sukarami l menambahkan, banyak terimakasih kepada Tim Rekasi Cepat (TRC) kabupaten Kaur.

"Saya sebagai kepala desa sukarami l Banyak mengucapkan terimakasih intinya kepada TRC Dinsos kabupaten Kaur. Karena dalam hal ini, dengan waktu yang sesingkat ini semuanya dapat ditanggulangi dengan segera. Saya selaku kepala desa sukarami l sangat berterimakasih semoga kedepannya bisa berjalan lebih baik lagi". Paparnya.

Sementara Rabian, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) kabupaten Kaur menyampaikan, setelah mengetahui saudara Berinisal (D) harus dirujuk ke RSJ Bengkulu, kemudian kami berkoordinasi dengan kepala desa Sukarami l dan Dinas Sosial Kaur untuk memfasilitasi pemberangkatannya.

Karena keluarganya termasuk kategori keluarga miskin dan masuk dalam DTKS.

"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, klien hari ini sudah berangakat ke RSJ Bengkulu sekira pukul 11.20 wib siang ini untuk dirujuk," ujarnya.

Menurut salah satu warga desa Sukarami Iย  merasa bersyukur telah diberikan fasilitasi oleh TRC berupa pendampingan yang diberikan kepada saudar (D) untuk di rujuk ke RSJ Bengkulu.

"Tanpa ada bantuan dari pemda mungkin tidak bisa berangkat ke sana karena tidak ada biaya,โ€ ujarnya.

Saat ini Dinas Sosial Kaur Bersama TRC memberikan pendampingan dan perhatian bagi orang penyandang disabilitas mental di kabupaten Kaur.

Melalui pendampingan-pendampingan tersebut, diharapkan dapat menjadi terapi penyembuhan kepada ODGJ sebagai bentuk rehabilitasi sosial.

Sejumlah pelatihan seperti kerajinan tangan juga diberikan kepada orang eks ODGJ supaya tetap bisa berkarya dengan melakukan hal-hal yang positif.

(Adi).