Skip to main content

Seluruh Bpd Pertanyakan Kejelasan Desa Air jelatang

Indoku.id | Bengkulu, Kaur - Banyaknya keluhan dari masyarakat, mengenai BLT DD belum cair, sekaligus gaji seluruh perangkat dan bpd desa Air Jelatang, kecamatan Maje, kabupaten Kaur belum menerima gaji sejak januari, membuat ketua bpd dan anggotanya menemui dinas-dinas terkait Senin, (10/5/2021).

Tahap awal Bpd beserta anggota mendatangi dinas Pemberdayaan Masyarakat Daerah (PMD) untuk mencari info mengenai ada apa blt dd hingga saat ini (5/21) belum cair. Dan kenapa tidak ada tindakan mengenai bangunan-bangunan yang hingga saat ini tidak selesai.

Adhar Chilas kadis PMD menerangkan untuk desa Air Jelatang masih banyak belum memenuhi administrasi dan pajak daerah.

"APBDes desa Air Jelatang belum selesai, bagaimana mau pengajuan pencairan BLT DD, kalau APBDes sudah selesai sudah bisa untuk pengajuan BLT DD. Tolong segera di selesaikan APBDes dan segera diajukan BLT dd, bulan 6 harus sudah selesai semua," jelasnya.

Selanjutnya mengenai masalah pajak yang disebutkan langsung berkoordinasi ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kaur.

Pihak kejari menyebutkan pajak tahun 2020 yang belum di bayar sebesar Rp.31.214.004,- Kejari Kaur sudah mengundang dua kali, namun kades Air Jelatang belum ada hadir beralasan sakit (diwakilkan sekdes dan bendehara desa). Menegaskan besok (10/5) untuk hadir tidak boleh diwakilkan.

"Tolong sampaikan sama beliau besok untuk hadiri undangan mengenai pajak tahun 2020, tidak boleh di wakilkan," tegasnya.

Selpi Ketua Bpd desa Air Jelatang menjelaskan, hasil hari ini sudah cukup untuk menjelaskan ke masyarkat, selanjutnya kami akan terus dorong kades untuk segera menyelesaikan APBDes, melunasi pajak daerah, dan bangunan-bangunan yang mangkrak.

(Adi).